Rabu, 11 Maret 2015

Teori Cinta



TEORI CINTA

Biasanya cinta itu sudah bertemu sejak masih kecil. Entah itu saat masih duduk dibangku sekolah dasar atau sejenisnya. Tapi bukan berarti cinta selalu bertemu saat masih kanak kanak. Terkadang takdir sudah mempertemukan mereka disatu tempat yang sama namun, mereka tidak saling melihat. Seperti ada namun tak tampak. Jangan selalu berfikir “Aku harus melihat apa yang bisa aku lihat” tapi berfikirlah “aku melihat apa yang aku rasakan” mungkin hati akan membawamu melangkah menuju cinta sejatimu.
Seseorang jatuh cinta bukan pada apa yang mereka lihat tetapi jatuh cinta pada apa yang mereka yakini. Jika mereka yakin akan ketampanan atau kecantikan seseorang maka setiap kali mereka melihat orang yang cantik atau tampan secara lahiriah mereka akan merasakan jatuh cinta dan menyukainya. Bahkan rela melakukan apapun.
Berbeda dengan orang yang tidak dapat melihat. Bagaimana cara mereka merasakan cinta? Tentu mereka tidak bisa melihat ketampanan atau kecantikan seseorang karena mereka buta. Tapi mereka bisa merasakan cinta melalui perbuatan. Jadi apa arti cinta yang sesungguhnya? berdasarkan apa yang aku pahami. Manusia akan merasakan cinta saat dia mulai merasa nyaman dengan lingkungan sekitarnya. Bahkan saat lingkungannya dipandang buruk, dingin, kasar, ataupun hal sejenisnya yang tidak masuk akal, selama seseorang itu nyaman maka akan tumbuh rasa cinta dan pada akhirnya itulah yang disebut dengan jatuh cinta.
apa artinya seorang yang tampan atau cantik jika mereka tidak bisa menebarkan rasa cinta. Jika hanya menyombongkan diri dengan mengangkat dagu “Aku cantik, aku tampan aku akan bisa menarik lawan jenisku dengan mudah” Bukan itu arti cinta sesungguhnya. Mereka yang bicara seperti itu hanya takut tidak akan ada orang yang mau dengannya.
Cinta bisa dirasakan dimanapun, kapanpun, oleh siapapun. Anak kecil hingga lansia. Bahkan bayi baru lahir akan mampu merasakan cinta kasih orang tuanya. Betapa indah arti cinta yang sesungguhnya bukan?
Cinta memang tidak bisa dilihat namun cinta hanya bisa dirasakan. Cinta terbesar adalah cinta dari Allah SWT. Bukti kebesaran cintaNya sudah sangat jelas dan terlihat yaitu "Kehidupan yang kita miliki." Jadi jangan pernah menyesal karena sudah hidup didunia. Bahkan jangan pernah putus asa. Sekalipun selalu gagal dalam berbagai hal, bukan berarti kita tidak berguna dan tidak memiliki kemampuan. Mungkin Allah ingin menunjukkan sesuatu dari kegagalan kegagalan itu. Jadi rasakan cintaNya seperti hembusan angin yang berhembus kewajahmu. Nikmati kesejukannya, kelembutannya, belaiannya dan cintaNya. Rasakan dan tersenyumlah. Tebarkan cinta melalui senyummu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar